Saya tidak Ingin Menyesal



Well, diumur yang sudah seperempat abad ini, kadang mikirnya gini, udah berbuat apa yaaa sejauh ini? Wah, udah makin tua nih, harus lebih baik lagi nih dari kemarin, harus sudah begini, harus begitu, dan masih banyak lagi. Pokoknya selalu ingin lebih dan lebih tanpa melupakan rasa syukur.

Namanya manusia, pasti selalu ingin lebih dan lebih. Apalagi kalau cuma diomongin doang alias masih rencana, ngalir aja gituuuu pas actionnya wedewww itu kadang yang susah bro-sist. Butuh disiplin, konsisten, sabar, dan pantang menyerah.

*Sedikit curcol yaaa…
Saya kadang ngerasa waktu berlalu begitu saja dan saya tidak melakukan apa-apa. Makanya kalau ngerasa kayak gitu langsung ambil sesuatu buat dikerjain supaya gak ngerasa rugi-rugi amat. Kalau otaknya bisa diajak kompromi ya lirik-lirik tugas kuliah sambil dikerjain dikit-dikit, kalau lagi gak fokus-fokus amat biasanya blogwalking, baca-baca, akhirnya muncul ide dan nulis atau nonton film, dan kalau lagi mentok-mentok banget otaknya gak bisa mikir berat ya ambil hp - puter mp3 lagu-lagu barat sambil ngopi…mayan bisa sedikit melatih pendengaran supaya lebih terbiasa dengar bahasa inggris dan memperbaiki pronounciation. Kan..kan..basicnya pend. bahasa Inggris jadi harus lebih…gitu deeehhh. Intinya waktu gak boleh sia-sia amat. Kadang udah ngelakuin hal-hal tadi tapi masih ngerasa gak manfaatin waktu dengan maksimal. Pokoknya yang ada dipikiran, saya tidak ingin menyesal dikemudian hari dengan menyia-nyiakan waktu yang diberikan. Saya tidak ingin merasa –insyaAllah semoga diberi umur yang panjang—kalau tua nanti saya menyesali sesuatu dan mengatakan kenapa dulunya saya tidak begini, tidak begitu. Saya tidak ingin ada penyesalan dikemudian hari. Tidak ingin. Ya Allah tuntunlah hamba untuk senantiasa menjadi lebih baik dan banyak manfaatnya.

Kadang juga mikir, Ya Allah udah 25 nih, pokoknya usia segini udah harus begini, harus begitu. Usia 30 misalnya udah harus punya rumah, menikah, punya anak dan lain-lain dan masih banyak lagi. Jadi, supaya tidak menyesal dikemudian hari ya kita udah harus ngelakuin apa-apa target kita kedepan. At least, langkah-langkah menuju apa yang kita harapkan. Pengingat buat diri-sendiri banget ini. Jangan sampai menyesal untuk hal-hal yang ingin kita lakukan tapi tidak dilakukan. Toh, jika hasilnya tidak sesuai harapan setidaknya kita tidak menyesal karena pernah mencoba. Coba dan terus mencoba. Jenuh? Istirahat sebentar guys dan tetap lanjut kalo udah baikan tapi jangan kelamaan yaa, hihihi.

Apalagi yang masih belia-belia, harus lebih aktif lagi. Buat list untuk target yang harus dicapai. Mau target harian, mingguan, bulanan, tahunan, beberapa tahun kedepan, pokoknya senyaman dan se-kreatif-nyalah. Harus selalu lebih baik dari hari kehari. Jangan lupa disiplin dan konsisten. KONSISTEN, ini yang terpenting. Pokoknya  berprestasi dan terus berkarya.

Nah, tadi itu yang berhubungan dengan duniawi, bagaimana dengan bekal untuk kehidupan kelak? Sudahkah kita mempersiapkannya? Ini nih yang paling penting. Semua akan kesana tanpa terkecuali. Jadi yang ini persiapannya harus lebih mantap…tap..tap. Ini juga pengingat buat diri-sendiri untuk melaksanakan yang wajib dan menghidupkan yang sunnah. Supaya tetap seimbang dunia-akhirat. Sukses dunia, sukses akhirat, mati husnul khatimah dan kelak masuk surga. Aaamiiinnn.

Komentar

Posting Komentar