Rinduuuuu
banget pengen nulis dari kemarin-kemarin, terakhir nulis Maret kemarin. Masuk April
gak pernah nulis-nulis lagi. Waduuuhhhh, kok makin gak produktif aja sayaaaa. Hiks.
Nah, mumpung lagi weekend, kerjaan rumah udah beres, gak kemana-mana juga jadinya tangan
ini udah gatal banget pengen nulis. Belum ada ide, tapi ya udah nyalain laptop
aja, ntar juga idenya muncul,hahahaa. Sembari menunggu laptop nyala dan siap
digunakan, biasaaaa anak zaman sekarang langsung ngecek hp walau gak ada
apa-apa. Pas buka Facebook, eh status yang tertera disana yaitu statusnya
Muhammad Assad yang sekarang lagi ada di Los Angeles.
Setelah
liat statusnya di FB, saya langsung berpikir wah ni orang udah disana ajaaa.
Saya masih disini-sini aja,hahaa #apasih. Langsung deh beralih ke twitter tuk
buka akunnya. Kan dia lebih aktif di twitter daripada FB. Lama juga gak
stalking-in twitternya, hehee. Dulu pan sering-sering yaaaa…Mau liat-liat
sekarang aktivitasnya apaan.. Wuiihhh, dia makin melebarkan sayap aja #iri
Dari
sini saya berpikir, gimana ya kalau cerita-cerita sedikit tentang kak Assad ini
di blog. Rasa-rasanya belum pernah nulis tentang dia di blog. Tapi…tapi…kalian
kenal gak sih sama Muhammad Assad ? Kalau udah kenal baguslah, hehee. Kalau
belum kenal, sini..sini saya kenalin :D
Muhammad
Assad adalah seorang penulis buku, pembicara, entrepreneur, host, ayah dari
baby Emir, daaannnn masih banyak lainnya. Lahir 16 Januari 1987 (masih muda yaa)
dan menyelesaikan S1 nya di University of Technology Petronas, Malaysia jurusan
Business Information System dan S2 di Faculty of Islamic Studies, Qatar. Buku
yang ditulisnya NFQ 1,2,3 (Notes From Qatar 1,2,3), Sedekah Super Stories, Good
Morning Qatar, dan 99 Hijab Stories. Sekarang lagi fokus mengembangkan
bisnisnya. Yang baru-baru ini sih lagi mengembangkan bisnis property. Dan,
masih sering jadi pembicara di berbagai acara. Oh iya, sekarang juga host di
salah satu stasiun TV yang programnya bernama Hijab Stories. Dan seabrek
kegiatan lainnya.
Saya
sangat kagum dengan kak Assad ini, ibarat kalau artis saya nge-fans sama
dia,hehee. Bukannya mau dijadiin idola atau gimana karena sejatinya umat Muslim
tuh mengidolakan Nabi Muhammad saw. Saya hanya merasa kagum dengan
pemikiran-pemikirannya dan apa yang dia capai sampai sekarang ini. Dia cerdas, humble, persistent, handsome pula,hihii.
Dia mendefinisikan sukses itu bukan hanya di dunia tetapi sukses dunia-akhirat.
Bagaimana kita bisa sukses di dunia dan sukses pula di akhirat.
Saya
memang tertarik dunia motivator. Saya juga mengagumi beberapa pemikiran-pemikiran
mereka. Ada Ippho Santosa, Ust. Yusuf Mansur, Andri Wongso, Oki Setiana Dewi,
Merry Riana, Jamil Azzaini, Bong Chandra, dan masih banyak lagi. Terakhir saya
juga suka sosok yang satu ini Brili Agung Zaki Pradika. Tapi, saya paling suka
dengan kak Assad ini. Sampai-sampai saya berpikir suatu saat nanti kalau saya
punya anak cowok mau kasih nama yang ada kata ‘Assad’ nya,hehee. Sukaaa aja
dengar nama itu. Bagaimana tidak, di usianya yang masih muda dia sudah sangat
berprestasi dan mempunyai karya. S1 dan S2 nya pun beasiswa, pas lulus cumlaude pula…aaakkkhhhggg…makan apa sih
kaaaakkkk…tapi dia selalu menekankan kepada setiap orang untuk rajin
bersedekah. Tekun, bekerja keras, dan rajin bersedekah sehingga dia mendapatkan
keberkahan hidup seperti ini. Apalagi bukunya yang Sedekah Super Stories membahas tentang arti pentingnya bersedekah
dan beberapa pengalaman orang lain yang diikutsertakan.
Saya
kenal dengan sosok beliau juga gak tau pasti tapi kalo gak salah akhir 2011, waktu
itu ubek-ubek di google cari sosok yang inspiratif nan muda, dapat deh
tulisan-tulisannya. Dari
situlah saya menemukan blognya kak Assad (Notes
From Qatar) yang menurut saya sangat menarik karena berisi tentang pengalaman-pengalaman
beliau di Qatar yang dituangkan dalam bentuk cerita. Dan menariknya disetiap
cerita itu, ada nilai-nilai positif yang
bisa kita ambil. Disamping itu, tulisan-tulisannya seru dan tidak membosankan
karena tidak hanya sekadar teori tapi dibuktikan dengan kisah nyata dari
pengalamannya. Dan karena banyak yang suka, dibukukan deh
jadi NFQ 1,2,3.
Alhamdulillahnya,
tidak lama setelah tahu tentang sosoknya,,ehh di mading kampus tertempel semacam
brosur atau apalah kalau kak Assad mau datang ke Makassar. Wuuuhhh, percaya gak
percaya. Waktu itu saya bilang inshaAllah saya akan datang nanti di acara beliau
Setelah cerita ke teman, eh ternyata teman saya salah satu panitia pada acara
tersebut. Tambah senang deh dan langsung beli tiketnya
2.
Waktu
itu tanggal 1 Juli 2012 dia datang dan mengisi talkshow di Makassar. Saya tidak akan lupa waktu itu. Saya datang
pagi-pagi dan duduk paling depan supaya bisa melihat lebih jelas. Waktu itu ada
sesi tanya-jawab dan saya tidak akan melewatkan kesempatan itu. Saya bertanya
dan dapat buku NFQ 2 plus tanda tangan darinya. Saya juga sempat foto bareng.
Senangnyaaaaa….dan benar kata orang-orang kalau kak Assad itu sangaaaaaatttt
ramah. Hemm, masih banyak cerita seru tentang kak Assad yang gak
selesai-selesai kalo mau cerita satu-satu. Terima kasih udah mau berbagi
inspirasi baik blog, buku, maupun seminar-seminarnya. Semoga kak Assad dan
keluarga selalu dalam lindungan Allah swt. Aaamiiiinnnn.


Saya pernah lihat gambar yang memuat wajah lelaki ini, tapi baru tahu kalo namanya Muhammad Assad. Penuh prestasi begini lagi. O_o *lalu mencari info lebih jauh tentang Muhammad Assad di gugel*
BalasHapusiya, sangat inspiratif :)
Hapus