Sebagai manusia biasa, kita pastinya ingin selalu bahagia. Apa yang kita lakukan ingin selalu terwujud dan kita selalu menginginkan agar kehidupan ini selalu berjalan sesuai keinginan kita. Tapi terkadang tak seperti itu adanya. Terkadang yang kita inginkan tak selalu berjalan mulus. Kita menginginkan A tapi Tuhan memberikan B. Kita maunya sekarang tapi Tuhan berkata nanti. Kita berencana begini, Tuhan mengatakan tak seperti itu. Semua harus kita terima dengan lapang dada. Ikhlas.
Tapi tahukah kamu? Dibalik itu semua, Tuhan memberikan pembelajaran kepada kita. Dibalik ujian itu, selalu ada hikmah yang bisa kita petik. Yang penting kita selalu berpikiran positif. Baik menurut kita, belum tentu baik dimata Tuhan. Maka kita harus belajar untuk menerima. Menerima segala ketentuan-Nya. Namun, jangan berpikir bahwa karena semua sudah ditetapkan oleh-Nya, kita tinggal menerima saja, oh tidak. Tetap kita harus berusaha. Bukankah dalam Al-Quran Allah berfirman : Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum jika bukan kaum itu sendiri yang mengubahnya (Ar-Rad :11).
Ada kisah, seorang kakek karena beliau percaya semua terjadi karena kehendak-Nya sehingga suatu ketika, datanglah banjir besar di desa kakek tersebut. Karena dia menganggap Tuhan akan menolongnya maka ia tidak menghiraukan apa yang dikatakan warga untuk segera menyelamatkan diri. Kakek tersebut berkata bahwa Tuhan kan menolongnya sehingga ia berdiam diri di dalam rumah. Lalu apa? Kakek tersebut tenggelam bersama rumahnya.
Sesungguhnya, kakek itu sudah diberi pertolongan oleh Tuhan melalui peringatan warga di desanya untuk segera menyelamatkan diri, namun tak dilakukannya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semua/ segala hal memang terjadi karena kehendak-Nya. Namun dalam hal ini, ada bagian-bagian yang memang Tuhan telah tetapkan yang tidak bisa diganggu gugat dan ada bagian-bagian yang diberikan kepada manusia untuk diusahakannya sendiri. Disinilah manusia harus tetap melakukan usaha-usahanya. Binatang saja yang hanya dibekali nafsu dan insting tetap melakukan usaha untuk mendapatkan sesuatu apalagi manusia yang dibekali akal.
Yang pastinya apapun yang terjadi harus kita syukuri. Kalau kita pandai bersyukur, maka ada ketenangan dalam jiwa. Walau tak semudah mengucapkannya tapi pelan-pelan kita bisa belajar untuk senantiasa bersyukur. Dan barangsiapa yang bersyukur maka Tuhan akan menambah nikmat-Nya.
Bukan bermaksud menggurui atau apalah semacamnya karena sebenarnya ini nasihat untuk diri saya pribadi tapi kalau ada yang baca dan bisa mengambil manfaat dari tulisan ini yah alhamdulillah :-)
Be grateful and keep positive...
Yang pastinya apapun yang terjadi harus kita syukuri. Kalau kita pandai bersyukur, maka ada ketenangan dalam jiwa. Walau tak semudah mengucapkannya tapi pelan-pelan kita bisa belajar untuk senantiasa bersyukur. Dan barangsiapa yang bersyukur maka Tuhan akan menambah nikmat-Nya.
Bukan bermaksud menggurui atau apalah semacamnya karena sebenarnya ini nasihat untuk diri saya pribadi tapi kalau ada yang baca dan bisa mengambil manfaat dari tulisan ini yah alhamdulillah :-)
Be grateful and keep positive...
Komentar
Posting Komentar