Hai…hai…hai…
Bagaimana kabar
jodoh hari ini??? Sudah mendekatkaaaahhhh??? :D
Berbicara mengenai
jodoh, semua pasti menginginkan jodoh yang terbaik. Iya kaaaaannn??? Sama. Saya
juga, hehehe. Dulu sih waktu zaman-zaman SMA kadang ngayal iseng “jodohku lagi
apa yaa? Dimana? Sama siapa? Semalam berbuat apa? ehh kok jadinya kayak lagu #abaikan
Semua memiliki jodoh
impian sesuai kriteria masing-masing. Kalau saya sih kriterianya, emmm…pokoknya
yang baik-baik dan cinta Allah, detailnya langsung curhat ke Allah saja,hehehe…biar
dikasihnya sesuai harapan. Allah sebaik-baik pendengar dan tempat bergantung.
Tapi apa siiihhh
yang harus kita lakukan supaya bisa dapat jodoh terbaik pilihan Allah? Yaaa…berbuat
baik juga, perbaiki diri, wanita baik-baik hanya untuk lelaki baik-baik dan
sebaliknya. Sebagaimana firman-Nya: “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji,
dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan
wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang
baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu
bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka
ampunan dan rezeki yang mulia (surga).(An.Nur : 26). Kalau
Allah menganggap kita sudah pantas bertemu dengan si jodoh inshaaAllah
dipertemukan.
Kalau belum diberi
ya sabar sajaa, mungkin Allah masih memberikan kita waktu untuk memperbaiki
diri dan merasakan kebebasan (re: jomblo :D). Ya kan kalau sudah punya suami/
istri berarti tanggung jawabnya bertambah. Kalau suami harus bisa membimbing
istri, sedangkan istri harus bisa mengurus suami. Yang dulunya ngurus
diri-sendiri, tapi kalau udah nikah ada tanggung jawab lain. Lagipula menikah
bukan hanya sekadar antara 2 orang, menyatukan dua karakter, menyatukan dua ego
dan sebagainya tapi lebih dari itu adalah menyatukan dua keluarga yang berbeda.
Kalau sudah ada yang
pas dihati, ya silakan. Menikah adalah ibadah. Menikah merupakan sesuatu yang sakral,
yang dulunya haram jadi halal. Bukan untuk sehari dua hari tapi kalau bisa
sekali seumur hidup. Jodoh dunia-akhirat. Ada broadcast dari teman BBM yang menurut saya isinya keren.
Makna dari
akad nikah: ketika suatu saat dirimu akan
menikah dengan seseorang, ataupun saat ini kau sudah terikat dalam sebuah
pernikahan. Tentunya pernikahan itu melewati proses akad-nikah bukan? Yang intinya
berbunyi “aku terima nikahnya si dia dengan binti ayah si dia dengan mas
kawinnya…..” singkat, padat, dan jelas. Tapi tahukah makna ‘perjanjian/ikrar’
tersebut?
Ini diaa à maka aku tanggung dosa-dosanya si dia dari ayah dan
ibunya, dosa apa saja yang telah dia lakukan, dari tidak menutup aurat, hingga
ia meninggalkan sholat. Semua yang berhubungan dengan si dia, aku tanggung dan
bukan lagi orang tuanya yang menanggung, serta akan aku tanggung semua dosa
calon anak-anakku. Jika aku gagal? “Maka aku adalah suami yang fasik, ingkar dan aku rela masuk neraka, aku
rela malaikat menyiksaku hingga hancur tubuhku” (H.R. Muslim).
Duhai para
istri,,begitu beratnya pengorbanan suamimu terhadapmu, karena saat Ijab
terucap, Arsy-Nya berguncang karena beratnya perjanjian yang dibuat oleh
manusia didepan Rabbnya, dengan disaksikan para malaikat dan manusia, maka
andai saja kau menghisap darah dan nanah dari hidung suamimu, maka itu pun
belum cukup untuk menebus semua pengorbanan suami terhadapmu.
Sekian dulu
celotehnya yaa…sudah siap menjemput jodoh impian? Semoga kita dipertemukan
dengan jodoh terbaik. Aamiiinn.
Aamiin..tetap semangat dalam mencari jodoh impiannya :)
BalasHapusmkasih mba...smoga kita semua segera menemukan jodoh impian kita :)
BalasHapusSemoga terkabul harapannya ya. jangan lupa terus berdoa kehadirat ALLAH SWT
BalasHapusamiinnn,,maksih mas udah follow blog saya..salam kenal :)
Hapus