Jadi, ceritanya kemarin siang (gak siang-siang amat) di
tempat kerja saya, ada seorang laki-laki yang tiba-tiba datang. Saya pun
menghampiri dan mengajak dia ngobrol. Inti percakapannya begini:
Saya :
ada apa?
Dia :
begini, bensin saya habis dan saya tidak mempunyai uang sama sekali. Jadi, saya
mau meminjam uang.
Saya :
(terdiam sambil berpikir memasang tampang curiga)
Dia :
saya akan bayar besok bu, ibu bisa ambil no. hp saya (sambil bersumpah pake nama Tuhan)
*nomor hape??? Itukan bisa direkayasa atau
ganti kartu. Beres. Panggil ibu lagi. Emang tampang saya emak-emak?
Saya :
oke, tapi bisa pegang KTP atau apalah sebagai jaminan?
Dia :
(mulai gelagapan dan memeriksa saku celananya, tiba-tiba menemukan secarik
kertas lusuh bertuliskan bahasa Arab dan menyodorkan kepada saya untuk
digunakan sebagai jaminan)
Saya :
(dengan tampang heran) Lho kok??memangnya mau pinjam berapa?
Dia :
Rp 20.000 bu (sambil bersumpah lagi menyebut nama Tuhan untuk dikembalikan)
Saya :
bisa tidak Rp 10.000
Dia :
tidak bisa, bu. Itu tidak cukup
*Ehhh….dia yang mau minjam, dia yang mau menentukan,
ckckck…saya berpikir dalam hati kalau cuma mau beli bensin kok Rp 10.000 tidak
cukup. Bensin kan cuma Rp 6.500 / liter. Itu sudah lebih dari cukup. Mulai tidak
beres nih orang.
Saya :
kalau begitu, pinjam ke rumah makan
sebelah saja (sambil menunjuk warung yang ada di samping kantor)
*saya sudah berbaik hati mau memberikan Rp 10.000
walaupun saya sudah tahu kalau ini hanya modus, eehhh dianya tidak mau. Yaudaaaaahhhhhh.
Good bye!
Dia :
(merasa tidak berhasil lalu pergi)
Saya :
heemmmm…dassaaaarrrrrrrr…sekarang modus penipuan bermacam-macam yaaaaaa…
Oke, itu tadi cuplikan percakapan
singkat saya dengan ‘orang aneh’ GEJE. Kemudian, kenapa saya mengatakan ini
hanya modus?? Karena sebelumnya, saya sudah pernah 2 kali mendapatkan orang
yang seperti ini, modusnya sama: KEHABISAN BENSIN dan mau meminjam uang. Dan
mereka tidak kembali lagi, hahaha…
Yang aneh juga, kalau memang dia
orang baik-baik mau meminjam uang, dia berani dong memberikan jaminan yang
masuk akal, bukan kertas lusuh yang tidak jelas. Dan juga, uang Rp 10.000 sudah
bisa beli bensin kalau memang hanya kehabisan bensin. Tapi dia malah nolak dan
mengatakan tidak bisa. It’s so annoyed.
Sebenarnya, bukan masalah jumlah uang yang ingin dia pinjam, tetapi sikapnya
ini loh yang menipu. Menggunakan modus yang menurut saya sudah sangat
basi. Sama basinya dengan modus ‘kirimin
mama pulsa’.
Hemmmm…zaman sekarang berbagai cara
yang digunakan orang untuk mendapatkan uang. Mereka tidak memperhatikan lagi halal-haramnya. Yang terpenting mereka
bisa makan dulu. Mau itu halal, haram, urusan belakangan.
Jadi, WASPADALAH terhadap hal-hal
yang terjadi di sekitar kita. Telusuri dan gunakan logika. Sekian ‘curhatan’
saya kali ini. Semoga bermanfaat ^^
Ada" aja ya mbak modusnya :|, lebih berhati" ajalah sama orang yang gak dikenal -,-
BalasHapusYaa gitu deh mbak..harus lebih berhati-hati lagi...
Hapus