Menunda itu Menyenangkan



Hai sobat semuuaaaaaaaaa……………….

Tulisan kali ini mengenai menunda itu menyenangkan. Yap betulll, sangat menyenangkan. Tanya kenapa? Misalnya saja, ada kerjaan yang deadline nya seminggu lagi atau tugas kuliah yang dikumpul di akhir perkuliahan, kita kan masih bisa bobo-bobo santai di rumah, hang out bareng teman, dll. Wahh sungguh nikmat :D

Tapi tunggu, ibarat menunda itu semacam manusia, ia pasti akan berkata “tunggu pembalasnku” hihihi. Kerjaan/ tugas lain juga dating silih berganti tanpa henti. Jadilah kita kerepotan sendiri. Pake SKS (Sistem Kebut Semalam) lagi. Tugas/kerjaan juga kadang jadinya kurang maksimal.

Kalau menunda uang untuk dibelanja sih enak, jadinya uang terkumpul,hehee. Tapi kalau kerjaan yang ditunda jadinya numpuk. Enak diawal, sulit diakhir. Jadilah sebuah peribahasa baru: “bersenang-senang dahulu, bersakit-sakit kemudian”.

Satu kunci untuk menghindari sikap menunda-nunda yaitu : LET’S DO IT

Dalam bukunya Jeffery Combs “The Procrastination Cure 7 Langkah Menghentikan Sikap Menunda-nunda” diberikan kuis mengenai sikap menunda-nunda. 

Check it guysssss………………………………..!

Kuis Sikap menunda-nunda:
Cek sendiri yaaaaaaaa…..

  1. Saya membalas telepon dengan segera. 
  2. Saya membuat keputusan dengan cepat dan segera.
  3. Saya tidak pernah mendapat biaya keterlambatan untuk pembayaran kartu kredit atau tagihan.
  4. Saya berbelanja untuk hari raya dan hari ulang tahun dengan segera dan jauh sebelum waktunya.
  5. Saat memasak, saya langsung mencuci piring dan tidak membiarkannya menumpuk di tempat cuci 
  6. Saya tidak menunda-nunda untuk memulai proyek-proyek yang harus saya kerjakan.
  7. Saya membayar tagihan segera setelah tagihan itu datang.  
  8. Saya tidak ketinggalan konser dan acara olahraga karena saya ingat membeli tiket jauh sebelum waktunya 
  9. Ketika ada tugas-tugas rutin yang harus saya lakukan (seperti menemui klien, melakukan pemasaran, dan tugas-tugas bisnis umum), saya tidak menghindari semua itu hanya karena rasa sakit yang saya asumsikan. 
  10.  Saya menjadwalkan pemeriksaan gigi dan pemeriksaan medis rutin serta memenuhi janji-janji itu 
  11. Saat bepergian saya berada di bandara jauh sebelum jadwal penerbangan. Saya tidak pernah terlambat dan tidak pernah tertinggal pesawat. 
  12. Saya bisa memarkir  kendaraan di garasi dengan mudah tanpa banyak onggokan barang menghalangi. 
  13. Tempat kerja saya rapid an resik. Itu tempat yang sangat nyaman untuk menunjukkan kinerja. 
  14. Saya membuat daftar, menyelesaikan, dan mencoret hal-hal di situ dalam cara yang tepat waktu, santai, serta akurat. 
  15. Saya hebat dalam mengatur tugas-tugas saya dan berusaha sebisa mungkin menghemat bepergian. 
  16. Saya menjawab pertanyaan secara cepat tanpa perlu memikirkan jawabannya.
  17. Saya jarang mengulangi pertanyaan ketika seseorang bertanya kepada saya 
  18. Saya jarang mengatakan “mmm” ketika menjawab pertanyaan atau memulai kalimat. 
  19. Saya mendetail dan mempersiapkan diri ketika berbelanja sehingga  jarang melupakan barang belanjaan. 
  20. Saya pengepak yang cermat ketika bepergian untuk bisnis atau liburan. 
  21. Saya mengerjakan cucian secara rutin; cucian tidak pernah menumpuk dan saya tidak pernah kewalahan 
  22. Saya bagus dalam memenuhi tenggat dan kerap mnyelesaikan tugas jauh sebelum tenggat. 
  23. Rumah saya sangat rapi, bersih, dan tertata. 
  24. Saya tidak memenuhi lemari. 
  25. Saat pergi malam hari, saya jarang harus melakukan sesuatu pada menit-menit terakhir. 
  26. Saya jarang berada dibelakang tenggat dalam tugas harian saya.
  27. Saya jarang merasa kewalahan secara emosional. 
  28.  Saya biasanya mengisi penuh tangki bensin; saya jarang mengemudi hingga tangki bensin hamper kosong. 
  29. Saya membuang sampah secara sering supaya tidak menumpuk. 
  30. Saya berkomitmen melakukan olahraga rutin setidaknya tiga atau empat hari per minggu. 
  31. Saya tidak membiarkan pesan-pesan surel menumpuk. 
  32. Saya bagus dalam menjawab surel dan pesan Facebook dengan cepat. 
  33. Ketika beker berbunyi, saya segera bangun dan memulai hari dengan perasaan segar, waspada, serta siap untuk produktif. 
  34. Ketika merencanakan pesta, acara, seminar, dan seterusnya, saya melakukannya jauh-jauh hari sebelumnya. 
  35. Saya jarang membiarkan makanan membusuk di kulkas; kulkas saya rapid an tanpa noda. 
  36.  Saya mematok tujuan yang realistis dan bisa dicapai serta sering mencapai tujuan-tujuan itu. 
  37.  Saya membereskan semua tugas yang diperlukan sebelum bersantai dan tidur. 
  38. Saya secara rutin menyeimbangkan saldo buku cek dan memiliki kendali yang bagus atas keuangan. 
  39. Saya tahu pengeluaran rutin finansial bulanan saya untuk bisnis dan keperluan pribadi.
Untuk mengetahui skor kuesioner ini, beri diri Anda satu poin untuk setiap pertanyaan yang Anda jawab dengan “salah”, kemudian jumlahkan poinnya.
  •  24 atau lebih: Anda penunda-nunda tipe kronis dan sikap menunda-nunda membuat Anda mandek dalam banyak bidang kehidupan.
  • 14 hingga 23: sikap menunda-nunda Anda nyaris mendekati tingkat kronis dan Anda memerlukan sesi perombakan besar-besaran untuk seoptimal mungkin mengatasi sikap menunda-nunda serta membereskan onggokan barang. 
  •  6 hingga 13: Anda penunda-nunda berkadar sedang hingga rata-rata yang jelas memerlukan perbaikan. Akan tetapi, Anda sedang menapaki jalan yang benar untuk sembuh dari sikap meunda-nunda Anda. 
  •  5 atau kurang: Anda sangat produktif dan sikap menunda-nunda adalah masalah kecil dalam kehidupan. Akan tetapi, selalu ada ruang untuk perbaikan.
Okeeeeeeyyyyyyy, semoga sikap menunda-nundanya dikurangi yaaaaaa :) Sekian dulu  tulisan kali ini…semoga bermanfaat temans!

Komentar

Posting Komentar