Ceritaku
kali ini mengenai buku yang baru saja selesai ku baca. Buku ini berjudul
“Habits”. Ya “Habits” atau “kebiasaan”. Buku yang ditulis oleh ustaz Felix Y.
Siauw ini sangat menarik.
Sudah lama
memang aku mencari buku ini, tapi di Gramedia tak kutemukan. Suatu waktu ketika
aku berjalan di koridor kampus, tiba-tiba mata ini mengarah ke sebuah papan
pengumuman dan waaahhhh....disitu tertempel sebuah pamflet sederhana kalau
ustaz Felix Y. Siauw ini mau datang ke Makassar. “Asiiikkk, pasti pada saat
acaranya nanti ada stan yang menjual bukunya beliau, kesempatan tuk beli buku
yang selama ini kuidam-idamkan” ucapku dalam hati. Jadilah aku mencatat contact person yang bisa dihubungi tuk
acara ini. Setelah dapat tiketnya, yahh tinggal tunggu hari H-nya (6 Januari
2013) di pascasarjana UNM gedung AD lantai 5.
6 Januari 2013
Ustaz
Felix Y. Siauw sudah ada di tempat acara. Peserta pun sudah membludak. Dan
alhamdulillah posisiku pada saat itu lumayan dekat dari depan. Seminar beliau
pada saat itu memang ingin membahas mengenai buku ketiganya yaitu “Habits”.
FYI, dua buku sebelumnya “Beyond the Inspiration” dan “Muhammad Al-Fatih 1453”.
Panjang lebar beliau memaparkan mengenai habits dan kata-kata yang selalu di
ulang pada saat itu adalah “ayahnya
bernama latihan dan ibunya bernama repetisi maka anaknya adalah habits”.
Intinya,
pelajaran yang bisa kupetik pada waktu itu adalah bahwa habits adalah sesuatu
yang dilakukan secara terus-menerus sehingga menjadi kebiasaan kita nantinya.
Kabar baiknya adalah hal itu bisa diciptakan, bukan bakat yang diwariskan. Oke,
masih dalam acara seminar ketika sang MC mengatakan bahwa yang punya buku
beliau boleh minta tanda tangan penulisnya, aku cepat-cepat keluar menemui stan
yang menjual buku habits tadi. Setelah bayar, langsung ngasih ke ustaznya biar
dapat signature gituuuuuu....
Setelah
seminar itu selesai, aku mengambil bukuku pada panitia yang sudah ada signature beliau. Disitu ada tanda
tangan beliau + nama trus ada kata “remember 1453”. Tapi, yang bikin aku
penasaran disitu ada tulisan Mandarin yang sampai saat ini belum kutahu
maknanya. Itu apa ya Ustaazzzz???
Oh
iya, belum kesinggung bukunya nih, hehehee....
Jadi,
di buku habits itu beliau membahas tentang apa itu habits, bagaimana habits
bisa diciptakan, berapa lama kita bisa membentuk habits, luck is a part of habits, dan langkah praktis yang perlu dilakukan
untuk membentuk habits baru, dll. Penasaran???cari dan beli bukunya, hehehee
*gak bakalan rugi* (bukan promosi yaaa).
Semoga
setelah membaca buku beliau saya bisa menciptakan habits yang saya inginkan
yaitu ingin menciptakan habits agar bisa selalu qiyamul lail dan tidak tidur
lagi menjelang pagi serta menciptakan habits untuk selalu menulis sehingga
nantinya mampu menghasilkan karya yang bermanfaat. Amiinn.
Komentar
Posting Komentar