Pernah, suatu ketika dia yang tiba-tiba sedikit berbeda dari
biasanya. Orangnya agak cuek dan
tiba-tiba lebih sering ngajak ngobrol dengan aura yang berbeda. Aura yang
kelihatannya dia bahagia, entah apa. Saya yang tidak terlalu memahami merasa
aneh saja. Dia yang sedikit lebih akrab dan intensitas ngajakin ngobrol lebih sering dari biasanya.
Bukannya GR atau apa tapi rasa-rasanya dia cari perhatian begitu
atau apalah istilahnya. Motifnya saya juga kurang paham. Saya sih kalau
diajakin bicara yah respon saja. Sewajarnya saja. Dia nanya, saya jawab.
Diajakin kepelaminan bercanda hayuuukkk lebih bagus kalo diajakin makan,
hihi. Dan dihari lain dia nya cuek, seperti biasa. Yaudahlah yaaa. Maumu apa
siihhh…lelaki memang makhluk aneh. Trus? Trus? Terus belok kanan dapat
pertigaan belok kiri terus lagi dapat perempatan lampu merah belok kanan lagi lalu
mentok belok kiri. Oke fixed. -.-
Jadi intinya apaaaaaa???
Intinya:
- Saya malas meladeni orang seperti itu. Nanti ujung-ujungnya baper, kan ribet.
- orang datang dikehidupan kita silih berganti, ada yang memberi kebahagiaan adapula yang memberi pelajaran bergantung bagaimana kita menyikapinya.
- Saya lebih memprioritaskan kegiatan saya saat ini (kuliah dan kerja) Hal-hal yang kurang penting supaya dihindari dulu.
- Saya harus memprioritaskan orang-orang yang memang care sama saya, yang tiada hentinya menyayangi saya tanpa syarat tanpa batas. My parents, my sisters and brother, my friends, and all of people yang selalu membuat saya bahagia. Semoga kalian juga selalu bahagia dengan kehadiran saya :-)
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapus